Terungkap, Proyek PL 2017 Dinkes Didominasi DPRD Karo

Terungkap, Proyek PL 2017 Dinkes Didominasi DPRD Karo

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, drg. Irna Safrina Sembiring. (DOK)

METROPUBLIKA, TANAH KARO —  Terungkap bahwa masa proses penetapan rekanan untuk pengerjaan 37 paket proyek pengadaan langsung (PL) T.A 2017 Dinas Kesehatan Kabupaten Karo sarat penyimpangan dan praktek-praktek persekongkolan sehingga terjadi pelanggaran atas UU No.5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat sebagaimana diatur dalam Pasal 22.

Hal ini terungkap dari pernyataan salah satu pejabat pengadaan di dinas kesehatan Kabupaten Karo berinisial J Ginting baru-baru ini ketika berbincang-bincang dengan Kru Infestigasi METROPUBLIKA.COM.

J Ginting mengatakan, selaku pejabat pengadaan yang dipercayakan penuh dalam menentukan sosok penyedia barang/jasa yang mampu bekerja sesuai harga penawaran yang disepakati.

Namun, faktanya, bahwa mereka sebagai Tim pejabat pengadaan tidak dapat bertindak sesuai mekanisme karena Kepala Dinas selaku atasan telah menitipkan nama-nama rekanan yang di dominasi sejumlah anggota fraksi DPRD Karo.

“Proyek PL semuanya ada 37 paket, saya tidak hafal pula dimana saja lokasi pekerjaan karena kegiatan hanya berupa rehab Pustu, Puskesmas, Poskesdes dan pagu-nya juga tidak ada diatas 100 juta,” ujarnya.

“Kami hanya bawahan, kepada siapa diarahkan atasan (maksudnya Kadis-Red) maka itu lah yang mengerjakan, seperti Fraksi Golkar, PDI-P, PAN. Titipan dari Kejaksaan tidak salah namanya Gunanta, itu kalau tidak salah ya,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Karo, drg. Irna Safrina Sembiring melalui sambungan selulernya, Rabu 21/2/2018, memberikan keterangan seakan tidak menampik kebenaran atas pernyataan bawahannya tersebut.

Mantan dokter special gigi RSUD Kabanjahe ini menambahkan bahwa proyek pengadaan langsung sepantasnya memang harus diberikan kepada teman-teman dekat yang dianggap mampu untuk mengerjakannya.

“Namanya juga PL sudah tentu pengerjaannya kita berikan sama teman-teman dekat. Kalau katanya diarahkan mana ada itu. Coba tanyakan sama panitia atau PPKnya, dalam berkas apa ada nama anggota DRPD yang mengerjakan, perkataannya itu jangan semua dipercaya,” elaknya. (pur)

Facebook Comments

2 comments

  1. Pingback: Ini Dia Nomor Urut Partai Pada Pemilu 2019 - METROPUBLIKA

  2. Pingback: Catut Kejari Karo Terlibat Proyek, Kasintel Minta Agar Dilaporkan - METROPUBLIKA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *