225 proyek strategis nasional di era Jokowi JK

Nggak nyangka, Ternyata Seperti ini Jokowi-JK

Metropublika – Medan | Indonesia mengalami ketertinggalan dalam membangun infrastruktur panjang tol
Bali tidak bertambahnya bandara, minim pembangkit listrik, tidak memadai dan jumlah pelabuhan yang relatif
sedikit.

Dampaknya SDM Indonesia menjadi rendah tiga tahun pemerintahan jokowi-jk mengejar 14 jenis pembangunan infrastruktur yang tersebar di 22 provinsi.

225 proyek strategis nasional di era Jokowi-JK

225 proyek strategis nasional di era Jokowi-JK

Total ada 225 proyek strategis nasional di era Jokowi-JK yang disebut persamaan sampai dengan 2019.

Beberapa pencapaian yang telah diraih dalam pembangunan ini jalan bandara pelabuhan pada bidang
ketahanan air dan pangan hingga kini telah diselesaikan 7 bendungan dan pembuatan 30.000 perbatasan
cela telah dilakukan pembangunan 265000 hektar jaringan irigasi baru dan 1,5 juta hektar jaringan irigasi.

Di bidang konstruksi pada era Jokowi-JK telah diselesaikan pembangunan 2623 kilometer termasuk di
dalamnya Jalan Trans Papua Trans Kalimantan dan perbatasan Nusa Tenggara Timur.

Bahkan Sentul hingga akhir tahun 2016 ada 176 KM jalan tol baru yang telah dioperasikan hingga akhir
tahun 2017 ini dan diharapkan ada tambahan jalan tol baru yang dioperasikan sepanjang 392 KM yang
di antaranya jalan tol Trans Jawa dan Trans Sumatera.

untuk meningkatkan konektivitas antar kota dan antar pulau, pembangunan bandara dan Pelabuhan
menjadi salah satu prioritas percepatan pembangunan infrastruktur..

Pesatnya pembangunan infrastruktur diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi.

Pemerintah juga memberikan berbagai kemudahan investasi di kawasan ekonomi khusus adanya
kawasan ekonomi  akan membuka peluang investasi dan tak hanya bertumpuk di Pulau Jawa saja.

Kementerian koordinator bidang perekonomian juga mendorong iklim investasi dan kemudahan
berusaha dengan mengeluarkan paket kebijakan ekonomi atau sering disebut sirkulasi ekonomi.

Salah satunya untuk mengurangi belanja obat dan alat kesehatan dalam program BPJS , pemerintah
mendorong investasi di bidang obat dan alat kesehatan.

Hingga kini sudah 15 paket kebijakan dikeluarkan dan 1 kebijakan pemerintah tentang percepatan
pelaksanaan usaha.

kebijakan ekonomi yang telah dikeluarkan berdampak positif bagi ekonomi umat karena membuat
investasi lebih efektif dan efisien.

Bahkan punya internasional menaikkan peringkat kelayakan berinvestasi di Indonesia

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *