Sosalisasi Bencana Alam BPBD Karo TA 2017 Fiktif?

METROPUBLIKA | Pelaksanaan sosalisasi penanggulangan bencana alam yang dilaksanakan BPBD Karo untuk 7 (tujuh) kecamatan bersumber dari APBD Karo TA 2017 senilai Rp. 205.195.500  diduga Fiktif.

Terendusnya dugaan fiktif pelaksanaan kegiatan tersebut dari Kepala Seksi Kesiapsiagaan BPBD Karo, Roma Sihaloho saat dikonfirmasi diruang kerja Sekretaris BPBD Karo, Senin (25/6/2018).

Menurut Roma Sihaloho disaksikan Sekretaris BPBD Karo, Sarjana Ginting bahwa kegiatan sosalisasi penanggulangan bencana alam bersumber dari APBD Karo TA 2017 senilai Rp. 205.195.500  telah terlaksana di sejumlah sekolah seperti di; SMP Satu Atap Payung diikuti 60 peserta pelajar, SMP Swasta Namanteran 64 pelajar, SMPN 1 Tigaderket 64 pelajar, SMPN 1 Berastagi 96 pelajar, SMPN 1 Kabanjahe 96 pelajar dan Desa Jandi Meriah Kecamatan Tiganderket dengan jumlah peserta 100 orang.

Sementara di dokumen Rencana Umum Pengadaan (RUP) BPBD Karo TA 2017 bahwa sosialisasi penanggulangan bencana alam tersebut seharusnya dilaksanakan di Kecamatan Tiganderket, Payung, Namanteran, Munthe, Simpang Empat, Berastagi dan Kecamatan Kabanjahe dengan volume peserta 1800 orang.

Kegiatan sosialisasi senilai Rp. 205.195.500 tersebut dilaksanakan tidak sesuai RUP bahkan volume peserta yang semestinya berjumlah 1800 orang.

Namun, peserta yang mengikuti sosialisasi sebagaimana keterangan Kasi Kesiapsiagaan BPBD Karo, Roma Sihaloho hanya tercapai untuk 480 orang peserta.

Reporter : Sempurna Pasaribu
Redaktur : Randy Sinuraya

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *