Proyek Jaringan Pipa PDAM Tirta Malem Setahun Berlalu, Kenapa Harus Dipergunjingkan Lagi Ya?

METROPUBLIKA | Setahun sudah berlalu pengerjaan proyek pergantian pipa distribusi air bersih milik PDAM Tirta Malem akibat pelebaran Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe kini ramai dipergunjingkan masyarakat karena diduga merupakan ajang Korupsi.

Hal itu diungkapkan Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Panji Demokrasi Kabupaten Karo, Chici Ardy saat berdiskusi dengan Kru metropublika.com dan hariansumut.com atas temuan dalam kegiatan pengadaan dan pemasangan pipa transmisi untuk pendistribusian air bersih milik PDAM Tirta Malem, Kabanjahe yang semakin ramai dipergunjingkan masyarakat, Kamis (5/7/2018).

Aktivis vocal ini mengurai, pelaksanaan proyek pelebaran badan jalan nasional jurusan Kabanjahe-Berastagi tahun 2017 menggunakan alat berat saat pengerjaan, mengakibatkan kerusakan pada pipa sehingga potensi bergeser untuk pemindahan jalur pipa di sebelah kanan dan kiri badan jalan harus dilakukan.

Salah satu warga, Sunardin Geniola (41) mengatakan, semasa pengerjaan proyek pelebaran badan jalan Jamin Ginting yang disebut-sebut pengerjaannya sudah selesai sepanjang 2,3 km dengan lebar 20 meter menghabiskan anggaran APBN TA 2017 senilai Rp.32 miliar.

Ditengah berlangsungnya kegiatan proyek pelebaran jalan terselip kegiatan proyek penggantian jaringan pipa distribusi air bersih milik PDAM Tirta Malem yang mengalami kerusakan terdampak pelebaran badan jalan.

Proses pergantian jaringan pipa dikerjakan Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Karo melalui bidang Cipta Karya hingga menelan APBD Karo TA 2017 sebesar 1,8 miliar.

Menariknya, ternyata banyak juga kalangan masyarakat sepanjang Jalan Jamin Ginting, Kabanjahe mengaku tidak pernah melihat ada penggalian pipa. “Proyek pipa yang mana?,” jawab sejumlah sumber terpercaya seakan balik bertanya.

“Selama pelebaran jalan ini mulai dikerjakan sepertinya kami tidak pernah melihat ada penggantian saat pemindahan jalur pipa, berita bohong itu,” sambung sumber lain ketika ditemui disebuah warung persis di samping SMPN 2 Kabanjahe baru-baru ini.

Kadis PUPR Karo, Ir. Paten Purba dan Dirut PDAM Tirta Malem, Arvina Hamsyari, ST melalui Kabid Cipta Karya, Rudi Sembiring, ST didampingi Kepala Satuan Pengawas Internal (SPI) PDAM Tirta Malem, Lukman Perangin-angin membenarkan anggaran pembokaran pipa ditampung di APBD Karo TA 2017 berkisar 2,4 miliar.

Ditambahkan Lukman bahwa, tekhnis pembongkaran pipa paralon berdiameter 0,5 inc sampai diameter 4 inc nantinya akan dilaksanakan pihak PUPR Kabupaten Karo.

“Dampak pelebaran badan jalan nasional ini berimbas pada jaringan pipa transmisi milik PDAM, anggarannya sudah di tampung di APBD,” terang Lukman sebagaimana dikutip metropublika.com dari berbagai sumber.

“Seluruh kegiatan proyek yang bersumber dari uang rakyat baik itu APBN, APBD Provinsi sampai APBD daerah harus dikelola secara transparan agar dapat diketahui masyarakat,” ungkap Chici Ardy menimpali.

Ditambahkannya, dalam perhitungan perencanaan pembangunan seperti dalam proyek-proyek pada umumnya bahwa satuan kerja yang memulai pelaksanaan program sudah memulai pemasangan papan pengumuman (plank proyek) yang menunjukan detail kegiatan berupa, nama pekerjaan, kategori pekerjaan, lokasi pekerjaan, masa kontrak pekerjaan dan sumber dana pekerjaan supaya dapat diketahui masyarakat luas.

“Jika hal itu sudah terpenuhi, maka masyarakat pun tau progresnya seperti apa, sehingga tidak ada lagi pertanyaan apa saja yang diperbaiki,” himbau Chici Ardy sembari mengingatkan perlunya penerapan transparansi oleh pemerintah guna mencerdaskan pola pikir masyarakat.

“Jika tidak ada transparansi seperti tidak terlihatnya papan nama kegiatan proyek maka hal itu merupakan wujud kesalahan yang patut diduga ada niat untuk melakukan korupsi” ujarnya.

“Tata cara pemasangan pipa transmisi dan pipa distribusi serta bangunan pelintas pipa harus sesuai petunjuk teknis Badan Standardisasi Nasional (BSN),” tutupnya mengakhiri.

Terpisah, penelusuran infestigasi lapangan dalam mencari keakuratan dari berbagai sumber informasi atas Pengadaan dan Pemasangan Pipa Transmisi/Distribusi Jalan Jamin Ginting Kabanjahe akibat Pelebaran Jalan (Pengadaan Pipa dan Aksesoris) menelan uang APBD Karo TA 2017 senilai     Rp 1.819.531.890,00 dikerjakan CV. Cattenacio. (*)

Penulis : Sempurna Pasaribu
Editor : Randy Sinuraya

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *