Polsek Berastagi Gagalkan Bakal Marketing ‘Raksasa’ Narkoba

TUNJUKKAN.
Tersangka menunjukkan Barang Bukti (BB) saat diamankan di Mapolsek Berastagi, Karo, Sumut. Foto | Tim Metropublika | Reskrim Polsek Berastagi.

METROPUBLIKA-TANAH KARO |Kapolsek Berastagi, Kompol Aron Siahaan, melalui Kanit Reserse Kriminal Iptu Pol J. Munte, menggagalkan indikasi pemasaran ‘raksasa’ Narkoba diduga Golongan I jenis sabu, oleh tersangka HS alias Jepang (26), warga Desa Direm, Kec Merdeka, Karo, Jumat, (21/9/2018) sekira pukul 14.00 Wib, di Jln Jamin Ginting, Gg Karya, Berastagi, Kabupaten Karo, Sumut.

“Dilihat dari fakta, saya berpridiksi, jika Polisi tidak menangkap oknum tersangka, maka, dikwatirkan area Kec Berastagi bakal dibanjiri narkoba, sabu, level raksasa. Perkiraan bakal terjadi pemasaran berskala besar, berdasarkan bukti-bukti yang didapat Iptu Polisi J Munte beserta jajarannya. Jadi, implementasi ini tekesan sepele, tapi, upaya penerapan systim penggagalan Ini sangat multi manfaat.

Coba, kalau sempat tadi oknum tesangka belanja hingga ratusan juta dan itu hingga menjadi Barang Bukti (BB) tsk HSJ, tentunya pemuda karo ini mengalami kerugian luar biasa dan menerima hukuman persi Indonesia yang cukup membuat kehancuran karena kesannya mencekik bangsa sendiri. Alasannya, para mafia luar negeri sana mungkin saja tersenyum dan tertawa menikmati uang kita.

Nah, data yang kita dapat, para kurir atau pegiat narkoba di daerah dan tingkat provisnsi atau perbatasan itu, diketahui harus bayar cash ke mafia luar negeri. Namun, setelah penyeberang illegal berhasil lolos dari selangkangan kaki aparat RI, lalu agen di daerah kecil akan jadi korban pemerintahnya sendiri,” ujar Aktifis LSM KCBI dan JPKP, Lamhot SP, Selasa (25/9/2018), di Kabanjahe, Karo, Sumut.

Menagapa? lanjut Lamhot, karena ketika warga ditangkap maka bahan yang sudah dibayar cash tadi akan dijadikan BB, dan dimusnahkan, selanjutnya, warga kita sendiri akan dihukum seberat-beratnya bahkan berpuluh tahunan di penjara. Padahal penuntasannya cukup sederhana, ucapnya. Cukup menganalisa, MENGAPA BISA LOLOS BAHAN NARKOBA ITU DARI  LUAR ? dan APA TINDAKLANJUT  DARI YANG DITANGKAP?  “Ini perlu dibahas serius,” tutupnya.

Smentara itu, Kapolsek Berastagi,Kompol Aron Siahaan, melalui Kanit Reskrim Iptu Pol. J. Munte, kepada Metropublika  Senin,(24/9/2018),sekira pukul 20.00 wib, melalui phoneselnya mengamini bahwa pada hari Jumat, (21/9/2018), sekira pukul 14.00 Wib, pihaknya mengamankan 1 orang laki-laki berinisial HSJ (26) Warga Desa Deram Kec Merdeka, karena diduga memperdagangkan Narkotika.

Dijelaskan Ex Kanit Narkoba Polres Karo itu, keberadaan HS-J diketahui berdasarkan informasi sejumlah warga sekitar rumah kontrakan di Jln Jamin Ginting Gg Karya Berastagi. Laporan warga menuai fakta, pergerakan HSJ memasarkan  diduga barang Narkotika Golongan I Jenis Sabu-Sabu miliknya langsung digagalkan Iptu Pol J Munte beserta jajarannya masing-masing Aiptu Pol D Sitepu, Brigadir Pol Tri Andi, pasca informasi tiba.

Lanjutnya, Barang Bukti (BB), ditemukan dari HS-J berupa, beberapa plastik berles merah diduga berisi Narkotika jenis sabu-sabu, meliputi berat brutto 0, 26 Gram, 0,22 Gram, 0, 20 Gram, 0,15 Gram, 0, 56 Gram, 0, 51 Gram dan uang tunai senilai Rp. 15. 000.000, 1 buah dompet warna hitam ber merk levis, 1 buah tas sandang merek lovo, 1 Unit Timbangan Elektrik dan 1 buat pulpen warna biru.

Selanjutnya BB yang ditemukan, 1 (satu) buah HP Samsung berwarna putih, 1 (satu) bungkus rokok sempurna, 1 buah sendok putih, 1 bal plastik berles merah sedang yang masih baru, 4 bal plastik berles merah sedang yang masih baru, 4 bal Plastik kecil berles merah yang masih baru, 1 bal Plastik berles merah berbagai ukuran, 1 buah Notes berisi daftar penjualan / penampung.

Masih BB, 1 buah buku tulis merek “Happy Day” berisikan daftar penjualan Narkotika jenis sabu-sabu, 1 buah plastik kresek warna hitam. Tersangka dan seluruh Barang Bukti (BB) yang disita dari tersangka HS-Jepang alias Jepang telah diamankan guna proses hukum lebih lanjut. Dijelaskan, kasus tersebut akan disikapi secara berkelanjutan berdasarkan petunjuk yang ada.

“Tersangka HS-J dan seluruh barang bukti yang kita temukan telah kita limpahkan ke Sat Res Narkoba Polres T. Karo, guna pemeriksaan lebih detail dan terinci. Soal tindaklanjut penelusuran berdasarkan sejumlah petunjuk yang ada, kita akan berkoordinasi dengan rekan-rekan petugas Sat Res Narkoba di Mapolres Tanah Karo. Soal rincian hukumannya, mungkin lebih etis rekan Sat Narkoba, menjelaskannya,“ tutup Munte. (Red-01/Friend Situmorang Pande/Eza Elkana Targer Singa Nari/Rendy Sinuraya/ Sudi Pasaribu/Timsus-Mitra Sejati Komando).

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *