Pembangunan Proyek Air Minum TA 2007 Karo ‘Bola Liar’

METROPUBLIKA, TANAH KARO | Duabelas (12) tahun sudah berlalu terlaksananya pembangunan sarana/prasarana Air Minum Lau Banjar senilai Rp. 3.031.818.182 bersumber dari APBD Karo T.A 2007 dikerjakan PT. Karya Bakti Nusantara kini menjadi bola liar.

Pengadaan sumber mata air bagi masyarakat Kecamatan Kabanjahe bersumber dari mata air Lau Banjar terletak diperladangan desa Bunuraya, Kecamatan Tigapanah dikerjakan kontraktor Juara Pangaribuan, SH selaku direktur PT. Karya Bakti Nusantara pada tahun 2007 hingga kini tak kunjung dapat dinikmati masyarakat kota Kabanjahe.

Informasi dari sumber terpercaya bahwa, Amri Tarigan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUD Karo kala itu dan saat ini menjadi anggota DPRD Karo semasa berlangsungnya pemeriksaan di Polda Sumut tertanggal 25 Juni 2012 s/d 5 September 2012 dinyatakan telah menimbulkan kerugian atas keuangan daerah sebesar, Rp.151.590.909, (Seratus Lima Puluh Satu Juta Lima Ratus Sembilan Puluh Sembilan Ratus Sembilan Rupiah).

Hal itu terungkap dari Surat Perintah Tugas Bupati Karo No.104/SP/2010 tanggal 21 Juni 2012 dengan bukti pertanggungjawaban tidak lengkap seperti, data kontrak, SPM, SP2D dan berita acara pemeriksaan pekerjaan yang menyatakan telah dilaksanakan penyelesaian pekerjaan sebesar 55.408% dengan nilai pembayaran sebesar Rp.1.667.500.000.

Sesuai Permendagri No.13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, maka pembayaran pekerjaan dilakukan bila telah dilengkapi foto dokumentasi, buku/dokumentasi, sertifikat bulanan yang merinci item pekerjaan yang telah dikerjakan.

Kelalaian PPK tidak memenuhi sebagaimana Permendagri No.13 Tahun 2006 sehingga menimbulkan indikasi kerugian keuangan daerah, 5% x 3.031.818.182 = 151.590.909. (***)

Reporter : Sempurna Pasaribu

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *