SERAHKAN PATAKA

Mencuat, AMPI Karo ‘Terjunkan’ Pakar Malaysia Ke Sinabung

CEK KESEHATAN
Tim Pakar Kesehatan Asal Penang-Malaysia Ketika Melakukan Pengecekan Kondisi Warga Yang Bermukim di Lingkar Gunung Api Sinabung, Karo, Sumut. Foto / Lamhot Situmorang Pande.

GUNUNG SINABUNG – METROPUBLIKA |Luar biasa..!! Pasca prosesi pelantikan  pengurus Dewan Pimpinan Daerah Angkatan Muda Pembaharuan Indonesia (DPD AMPI) Kabupaten Karo, Provinsi Sumut, Periode 2017-2022, bulan lalu, tepatnya, Senin, (12/3/2018), di Lapangan Sepak Bola, Desa Tiganderket, Karo, berbuntut cerita peduli nyata ke sesama berkaitan korban bencana.

WAWANCARA
Pemerhati Penanganan Korban dan Terdampak Erupsi Gunung Api Sinabung, Mikael H Sinurat (Kemeja Biru) dan Wartawan Liputan Sumut, Frans Semgur (Kaus Hitam), Ketika Mewawancarai Tim Pakar Kesehatan Asal Penang-Malaysia, Diwakili Hanna Ismail (Kemeja Putih Pakai Lensa). Foto / Lamhot Situmorang Pande.

Alasannya, pengukuhan Bebas Gintings selaku Ketua DPD AMPI Karo, Sekretaris Ferry Singarimbun, SE, beserta Benny Gintings sebagai Bendahara, oleh Ketua DPD AMPI Sumut, M. Faisal Ja`far, SE, sempat menuai isu bahwa Bumi Turang (Karo-Red) bakal kembali bergetar diguncang percaturan ‘Dunia Hitam,’ karena julukan “Bulbes” dianggap telah bangun dari tidur pulasnya.

FOTO BERSAMA
Tim Pakar Kesehatan Asal Penang-Malaysia Foto Bersama Dengan Warga Terdampak Erupsi (Pakai Adat Budaya Karo), Beserta Pemerhati Dan Wartawati “Reredunx”. Foto / Lamhot Situmorang Pande.

Ternyata asumsi serta image negatif yang selama ini terendus di tengah-tengah masyarakat karo yang berada di kota maupun di desa, justru berbalik fakta. Dibalik teriakan ribuan massa “Yel-Yel AMPI” yang mengaitkan seruan kalimat “Bulbes Jaya”, terselip strategi kasih dilancarkan Tim Khusus (Timsus) “Boelang Group” diprakarsai Sekretarisnya Ferry Singarimbun.
BACA JUGA Klik———-> AMPI KARO “RANCANG” LANTIK DI KAKI SINABUNG

Hal ini mencuat ketika salah seorang pemerhati penanganan korban erupsi gunung sinabung, Mikael Sinurat, menemui salah satu Tim dan mempertanyakan keberadaan foto dokumentasi ke mess rekan Ferry, Sabtu, (5/5/2018), di Komplek Merga Silima, Lorong IV Kabanjahe. Dikatakan Mikael, prosesi pelantikan DPD AMPI di Lingkar Sinabung periode 2017 – 2022 ternyata  menuai cerita fakta.
BACA , Klik Kene Buk…Pak———-> MUSDA, “BULBES” DIPERCAYA PIMPIN AMPI KARO

“Sebenarnya acara itu menyimpan konsep kasih yang cukup luar biasa, karena selain fokus dalam pengukuhan OKP itu, mereka (AMPI) menerjunkan tim pakar kesehatan dari luar negeri (Penang-Malaysia) yang bertindak dengan cara sosial mengecek/menganalisa kondisi fisik ratusan masyarakat lingkar gunung api sinabung didominasi anak-anak, remaja dan kalangan orangtua.

Karena, tindakan penanganan sektor kesehatan meliputi jasmani dan rohani tersebut merupakan hal prioritas sebagai antisipasi timbulnya efek lain dalam kehidupan warga. Setelah para korban dan warga terdampak bencana dinyatakan sehat, barulah beranjak ke tahap selanjutnya, seperti perbaikan sektor ekonomi dan lainnya. Tapi yang terjadi  disini justru berselemak,” ujar Mikael.

Hanna Ismail, selaku pakar kesehatan asal negara Malaysia, saat dikonfirmasi Metropublika, Minggu, (5/5/2018), melalui Whats App`nya mengamini pernyataan oknum kontrol sosial Mikael HS soal tindakan analisis kesehatan warga lingkar sinabung serangkaian prosesi acara pelantikan DPD AMPI Kabupaten Karo, Sumut, sekitar 2 (Dua) bulan lalu di Tiganderket, Kabupaten Karo.

Pelaksanaan aksi sosial tersebut dinyatakan atas permohonan yang mengaku utusan dari Tim “Boelang Group” terdiri dari Aktifis LSM, Wartawan dan OKP AMPI. Dikatakan Hanna, dalam kegiatan sosialnya Tim nya dari Malaysia (Penang) telah memeriksa kurang lebih 400 warga terdiri dari anak-anak, remaja termasuk orangtua yang dinyatakan mayoritas mengalami gangguan pernafasan, perut.

Menurutnya, hal itu terjadi sangat erat kaitannya dengan peristiwa erupsi sinabung yang memuntahkan debu vulkanis dan laharan mencemari udara dan air. Dijelaskan, metode penanganan secara sederhana bagi warga terdampak erupsi berbentuk sosialisasi untuk mengatur pola hidup dan menu sehat sangat perlu khususnya untuk anak anak balita.

“Dalam waktu dekat kita akan membuka akses kerja sama yang formil serta berkesinambungan dengan rekan-rekan di Indonesia khususnya di Sumut terutama di Kab Karo berbasis pelayanan tepat sasaran, tidak bertele-tele yang berbiaya relatif terjangkau. Jika diperkenankan, Tanah Karo, salah satu area prioritas berbagai program yang kita konsep dengan Kemenkes Malaysia.

Namun, karena keterbatasan waktu pada saat tim kita ke Karo, sehingga konsep dan menu spesial yang kami sediakan dari Penang-Malaysia, tidak bisa full disosialisasikan terhadap saudara saudari kita yang bermukim di Karo terutama di are kaki gunung sinabung.Tapi kami yakin, dengan dukungan seluruh pihak serta niat tulus, semua akan terlaksana,” ujar Hanna dengan logat Malaysia.

Sementara, Ferry Singarimbun, SE, selaku Sekretaris DPD AMPI Kabupaten Karo yang merupakan warga kaki gunung sinabung (Desa Kutambaru-zona red lahar dingin), kepada Metropublika, Minggu, (5/5/2018), melalui telepon seluler menjelaskan bahwa terselenggaranya aksi sosial cek kesehatan tersebut berkat gagasan Ketuanya Bebas Gintings alias Bulbes .

Sejak Januari 2018, saya bersama Sekretaris LSM Kemilau Cahaya Bangsa Indonesia (KCBI) Kabupaten Karo, Sumut abang nda LSP telah menelusuri konsekcsi berkaitan konsep ini, kata Ferry. Namun konecksi menyimpulkan ACC dari luar negeri, yakni Tim Kemenkes Malaysia tidak semudah yang kita harapkan.  Namun, berkat ridho alloh subhana wata` ala, rancangan  ini terelasiasi.

“Konsep yang bersifat dadakan kemarin akan tetap kita lanjuti  guna kesinambungan serta berkesimpulan sesuai tujuan yakni menciptakan kesehatan. Karena sesuai pengalaman hidup kami selama 7 tahun, ternyata korban erupsi sinabung khususnya kami di wilayah terdampak harus mengambil sikap berjuang sendiri demi menjamin kehidupan ke depannya.

Karena saya dengan tim sudah pengalaman dengan upaya-upaya penempuhan “Hidup Tangguh” terhadap pihak-pihak berkompeten di karo. Mirisnya,  justru yang tangguh disini khususnya di area zona merah lahar dingin ini, adalah aparat negara  yang menerapkan konsep diluar logika. Coba kita bayangkan, material batu diambil dari batas simalungun-karo, untuk membangunan bendungan di wilayah kami.

Pokoknya sangat panjang ceritanya bang, makanya pelantikan DPD AMPI Karo kemarin, sengaja kita rancang di lingkar sinabung, agar seluruh tamu khusus mengetahui apa yang sesungguhnya terjadi terhadap warga terdampak erupsi ini. Jadi, kalau cerita disini, jangankan hidup sehat, bertahan hidup sajapun sudah syukur alhamdulillah. Nah, sekarang ada Dana Sosek, kita lihat dulu,” ujar Ferry bernada sendu.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Metropublika sebelumnya, bahwa prosesi pelaksanaan pelantikan DPD AMPI Kabupaten Karo, periode 2107-2022, dihadiri, Ketua DPD Golkar Kabupaten Karo, Ferianta Purba, SE, Kepala BNNK Karo, AKBP Happy Karo-Karo, Ketua Satgas AMPI Sumut, Candra Lingga, Ketua Satpa AMPI Sumut, Dimas Lingga dan Ketua Satpa AMPI Medan, Ocha.

Selanjutnya, Ketua DPD AMPI Medan, Asri Mulia Rambe (Bayek), Ketua Brigadir Kartini Kodya Medan, Hj. Heriyanti, Koordinator Wilayah Sumut dan NAD LSM KCBI, perwakilan Bupati Karo, perwakilan Kapolres Karo dan Ketua PAC Pemuda Pancasila (PP) Tiganderket, Samson S Meliala, OKP FKPPI, OKP PPM. (Red-01/MP-LAMS/Randy Sinuraya).

Facebook Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *